Human Realities in the light of Sociology, Anthropology, Philosophical Anthropology, and Psychology
February 28, 2014
Psikologi
Berasal dari dua kata yaitu psyche; jiwa dan logos; ilmu. Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang perilaku dan proses mental manusia.
Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu, diantaranya adalah:
- Menjelaskan: apa, bagaimana dan mengapa tingkah laku atau perilaku bisa terjadi.
- Memprediksikan: apa, bagaimana dan mengapa tingkah laku atau perilaku bisa terjadi dan hasil prediksi biasanya berupa prognosa, prediksi atau estimasi.
- Pengendalian: mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. Dapat berupa preventif (pencegahan) atau intervensi (treatment).
Strukturalisme (Wilhelm Wundt): Berfokus pada pengungkapan komponen mental yang mendasar pada persepsi, kesadaran, berpikir, emosi dan kondisi mental lainnya.
Fungsionalisme (William James): Berfokus pada apa yang dipikirkan dan dilakukan serta bagaimana suatu perilaku berfungsi.
Where Psychologists Work:
I. Filsafat Manusia
Merupakan studi mengenai seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan deskriptif serta menjelaskan apakah sesungguhnya manusia itu dalam konsep yang mendasar.
Where Psychologists Work:
![]() |
| Picture 1.1 Diagram Karir dalam Psikologi |
I. Filsafat Manusia
Merupakan studi mengenai seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan deskriptif serta menjelaskan apakah sesungguhnya manusia itu dalam konsep yang mendasar.
II. Sosiologi
Berasal dari dua kata yaitu socious; berteman, berkawan dan logos/logia; ilmu.
Sosiologi berfokus pada interaksi atau hubungan dan objek sosial.
Ada 3 macam hubungan, diantaranya adalah hubungan primer, hubungan sekunder dan hubungan tersier. Hubungan/interaksi dapat berupa antar individu, antar kelompok atau antar individu dengan kelompok.
Sosiologi mempelajari jaringan interaksi dalam masyarakat.
Jaringan tersebut meliputi:
- Proses sosial: straktifikasi sosial.
- Struktur sosial: lembaga-lembaga sosial, organisasi sosial.
- Perubahan sosial: mobilitas sosial dengan segala konsekuensinya.
Manusia terdiri dari 3 aspek pokok yaitu manusia sebagai makhluk biologis, manusia sebagai makhluk budaya dan manusia sebagai makhluk sosial. Dari ketiga aspek tersebut munculah teori individualisme dan kolektivisme.
| Picture 1.2 Epicurus |
Teori individualisme: bersifat individual dan bertanggung jawab kepada diri sendiri yang mengutamakan kepentingan dan kebebasan pribadi. Seseorang mempunyai hak mutlak yang harus dipenuhi masyarakat dan hak individu tidak boleh dikorbankan untuk kepentingan masyarakat.
Menurut Epicurus, manusia sebagai makhluk individu yang harus terpenuhi kebutuhannya (need creatures).
![]() |
| Picture 1.3 Aristoteles |
Teori kolektivisme: menyatakan bahwa individu merupakan sarana bagi masyarakat secara keseluruhan dan prioritas ada pada kepentingan masyarakat. Individu mau berkorban demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.
Menurut Aristoteles, manusia sebagai makhluk sosial yang tak lepas dari kebersamaan dengan manusia yang lain (zoon-politicon).
- Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia, baik sebagai individu maupun sebagai anggota kelompok.
- Sosiologi meneliti tentang hidup dan kehidupan manusia, perkembangan serta keruntuhannya.
- Sosiologi bertugas untuk memperoleh dan menafsirkan fakta-fakta tentang hubungan antar manusia, namun untuk memecahkan masalah-masalah yang ada.
- Sosiologi bertujuan untuk meningkatkan daya kreativitas manusia dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan dan mengembangkan pengetahuan yang obyektif tentang gejala masyarakat yang dapat digunakan terhadap permasalahan sosial.
Sifat-sifat sosiologi:
- Empirik: berdasarkan pada observasi dan akal.
- Teoritis: hanya membuat summary dari hasil observasi sehingga bersifat abstrak.
- Kumulatif: teori-teori yang ada berdasarkan pada teori terdahulu agar dapat diperbaiki, sehingga teori menjadi lebih lengkap dan sempurna.
- Non-etik: mengungkapkan dan menjelaskan realitas-realitas sosial.
Pemikiran-pemikiran sosiologi:
- Geografi & Lingkungan: adanya hubungan erat antara faktor alam dengan struktur karakteristik sosial masyarakat. (Edward Buckle)
- Organis Evolusioner: organisma akan menjadi lebih sempurna apabila ada perbedaan. (Herbert Spencer)
- Formal: manusia hidup bermasyarakat diatur oleh folkways/lembaga-lembaga sosial. (George Simmel)
- Psikologi: gejala sosial mempunyai sifat psikologis yang terdiri dari interaksi antar jiwa-jiwa individu, dimana jiwa tersebut mengandung unsur kepercayaan dan keinginan-keinginan. (Gabriel Tarde)
- Ekonomi: dalam masyarakat selalu terjadi perbedaan kelas atas dan kelas bawah. (Karl Max)
- Hukum: kaidah-kaidah yang bersanksi. (Emile Durkheim)
III. Antropologi
Berasal dari dua kata yaitu anthropos; manusia dan logos; berakal atau bernalar. Antropologi merupakan ilmu sosial yang mempelajari kebudayaan masyarakat dari suatu etnis tertentu.
Antropologi mempelajari seluruh kondisi manusia baik pada masa lalu, sekarang dan masa depan. Ilmu ini menawarkan perspektif lintas budaya yang unik dengan membandingkan kebiasaan suatu masyarakat dengan yang lainnya.
Adaptasi adalah proses dimana organisme mengatasi tekanan dari lingkungan. Adaptasi manusia melibatkan interaksi antara budaya dan biologis untuk memenuhi tujuan setiap individu.
- Cultural Anthropology: menggabungkan etnografi dan etnologi untuk mempelajari masyarakat dan budaya manusia yang bertujuan untuk menjelaskan perbedaan dan persamaan sosial budaya.
- Archaelogical Anthropology: merekonstruksi, menggambarkan, dan menafsirkan perilaku manusia di masa lalu dan pola budayanya melalui peninggalan yang ada.
- Biological Anthropology: menyelidiki keanekaragaman hayati manusia di seluruh waktu dan ruang.
- Linguistic Anthropology: studi tentang bahasa dalam konteks sosial dan budaya yang melintasi ruang dan waktu.
- Theoretical Anthropology: mencakup keempat bidang dalam antropologi (budaya, arkeologi, biologi dan linguistik) yang diarahkan pada pengumpulan data untuk uji hipotesis dan model yang diciptakan demi memajukan bidang antropologi.
- Applied Anthropology: aplikasi dari setiap data antropologi, perspektif, teori dan teknik untuk mengidentifikasi, menilai dan memecahkan masalah-masalah sosial kontemporer.
- Medical Anthropology: mempelajari kondisi kesehatan dan perspektif lintas budaya.
Antropologi telah memberikan perspektif lintas budaya dengan konsep yang dikembangkan dalam psikologi.
Reflection:
- Power Point Binus Maya: Human Realities in the light of Sociology, Anthropology, Philosophical Anthropology, and Psychology.
- Power Point Binus Maya: Pengantar Sosiologi.
- Disaring dari Psikologi Wikipedia http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi (28/02/2014)
Reflection:
- Saya mempunyai tujuan pribadi setelah selesai studi psikologi. Diatas disebutkan presentase ruang lingkup pekerjaan untuk orang-orang yang studi di bidang psikologi. Tujuan saya adalah untuk membuka tempat praktek sendiri atau private practice. Dan meskipun presentasenya sangat rendah, saya mempunyai keyakinan sendiri bahwa saya bisa membuka tempat praktek dan menjadi seorang psikologis yang sukses.
- Menurut pendapat saya, hal penting dalam sosiologi adalah interaksi atau hubungan. Interaksi tersebut menghasilkan jaringan-jaringan yang membantu manusia menjalani kehidupan sehari-harinya. Dan saya setuju dengan teori individualisme (Epicurus) dan teori kolektivisme (Aristoteles). Saya percaya bahwa sifat manusia tidak hanya berpihak pada salah satu teori tersebut tetapi ada keselarasan antara keduanya. Dari situ dapat terciptalah interaksi yang baik dan menuju kesejahteraan.
- Power Point Binus Maya: Human Realities in the light of Sociology, Anthropology, Philosophical Anthropology, and Psychology.
- Power Point Binus Maya: Pengantar Sosiologi.
- Disaring dari Psikologi Wikipedia http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi (28/02/2014)
comments |
5 comments



