<meta name='google-adsense-platform-account' content='ca-host-pub-1556223355139109'/> <meta name='google-adsense-platform-domain' content='blogspot.com'/> <!-- --><style type="text/css">@import url(//www.blogger.com/static/v1/v-css/navbar/3334278262-classic.css); div.b-mobile {display:none;} </style> </head><body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/5535061034677715500?origin\x3dhttps://frankenthrones.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
drowning beneath the waves
Human Organizations: Groups, Families, Communities, Cities, and States
April 04, 2014

I. Groups

Merupakan sejumlah orang yang mempunyai norma, nilai dan harapan yang sama, serta berinteraksi secara teratur. 

1. Jenis-jenis group:
  • Primary group: kelompok kecil yang bersifat intim, bekerja sama dan berasosiasi secara langsung.
  • Secondary group: kelompok yang bersifat formal dan impersona, kurang adanya keintiman dan sikap saling mengerti.
  • In-groups: setiap kelompok dimana anggotanya merasa bahwa mereka termasuk didalam kelompok tersebut.
  • Out-groups: setiap kelompok dimana anggotanya merasa bahwa mereka tidak termasuk didalam kelompok tersebut.
  • Reference group: seorang individual menggunakan suatu kelompok sebagai standard untuk mengevaluasi perilaku mereka sendiri. Sifatnya menetapkan dan menegakkan standar perilaku dan keyakinan. 
2. Small Group

Merupakan suatu kelompok kecil yang memungkinkan semua anggotanya untuk berinteraksi secara bersamaan/serempak. Small group ada yang beranggotakan dua orang (dyad) dan ada yang beranggotakan tiga orang (triad). Semakin kecil kelompok semakin besar kesempatan untuk berinteraksinya.
Groupthink: tekanan kolektif untuk menyesuaikan dengan pemikiran yang dominan. 

3. Formal Organizations & Bureaucracies
Formal organization: kelompok yang dirancang dengan tujuan khusus dan terstruktur untuk efisiensi yang maksimum. Di Amerika, organisasi formal memenuhi berbagai kebutuhan pribadi dan sosial. 
Formal organization bereksperimen dengan cara-cara baru untuk menyelesaikan pekerjaan, diantaranya adalah dengan: Pengambilan keputusan yang kolektif, hirarki minimal, project teams dan task forces, peningkatan ketergantungan pada penyedia external, difasilitasi dengan komunikasi antara orang-orang dari setiap bagian atas dan bawah dari hirarki. 

Bureaucracies (birokrasi): organisasi formal yang menggunakan aturan dan hirarkis peringkat untuk mencapai efisiensi. Menurut Weber, tipe ideal birokrasi adalah membangun atau mengevaluasi kasus-kasus tertentu.
Ciri-ciri birokrasi: 
  • Pembagian kerja: setiap orang mempunyai keahlian dan mereka dibagi-bagi untuk melakukan tugas tertentu.
  • Kewenangan hirarki: setiap posisi dibawah pengawasan otoritas yang lebih tinggi.
  • Aturan & peraturan tertulis: menjamin kinerja seragam dari setiap tugas, menjanjikan kontinuitas.
  • Sifat umum: norma-norma birokrasi mendikte bahwa pejabat melakukan tugas tanpa pertimbangan pribadi kepada orang-orang sebagai individu.
  • Pekerjaan berdasarkan kualifikasi teknis: Menurut Peter Principle, setiap karyawan dalam hirarki cenderung bertambah level ketidakmampuannya. Birokrasi meresapi kehidupan modern. 
Birokratisasi sebagai proses: dimana kelompok, organisasi, atau gerakan sosial menjadi semakin  birokratis. Dapat berlangsung dalam pengaturan kelompok kecil.
Iron Law of Oligarchy: organisasi demokratis dapat berkembang menjadi birorkrasi yang diperintah oleh beberapa orang saja. 

4. Birokrasi & Kebudayaan Organisasi
Classical Theory: pendekatan ini juga dikenal sebagai manajemen ilmiah dimana motivasi utama pekerja adalah imbalan ekonomi.
Human Relations Approach: menekankan pada peran masing-masing individual, komunikasi dan partisipasi dalam birokrasi.

5. The Postmodern Job
Telecommuters: karyawan yang bekerja penuh/separuh waktu di rumah daripada dikantor. Jumlah telecommuters semakin meningkat dari 8,5 juta ditahun 1995 mencapai 40 juta di 2008.

6. Electronic Communication
Menggunakan email lebih cepat untuk berkomunikasi dan demokratis. Tetapi tidak dapat menunjukkan bahasa tubuh, meninggalkan catatan permanent dan tidak bisa dipantau. Komunikasi elektronik berkontribusi secara signifikan kepada fragmentasi pekerjaan. 

II. Families

Keluarga merupakan sekelompok orang yang mempunyai ikatan darah, pernikahan atau hubungan yang telah disepakati atau adopsi yang saling membagi tanggung jawab untuk mereproduksi dan merawat anggota dari masyarakat.

Picture 2.1 Family


  • Polygamy: ketika seorang individual mempunyai beberapa suami/istri di waktu yang bersamaan.
  • Polygyny: ketika seorang pria yang menikah mempunyai lebih dari satu istri pada waktu yang bersamaan.
  • Polyandry: ketika seorang wanita yang menikah mempunyai lebih dari satu suami pada waktu yang bersamaan.
1. Sistem Dalam Keluarga
  • Extended Family: terdiri dari sejumlah kerabat yang tinggal bersama seperti orang tua, anak, kakek-nenek, buyut, bibi, paman dan sepupu. Setiap mereka sudah dibagi tanggung jawab dan tugas dalam masyarakat.
  • Nuclear Family: terdiri dari sepasang suami istri dan anak-anaknya. Memungkinkan mereka untuk lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan. 
2. Kepada Siapakah Kita Terkait?
Kekerabatan adalah keadaan yang berhubungan dengan orang lain.
  • Bilateral Descent: kedua sisi keluarga seseorang dianggap sama pentingnya.
  • Patrilineal Descent: hanya keluarga ayahnya saja yang penting.
  • Matrilineal Descent: hanya keluarga ibunya saja yang penting.
3. Siapakah Yang Memimpin?
  • Patriarchy: pria diharapkan untuk mendominasi dalam semua pengambilan keputusan keluarga.
  • Matrilineal: wanita memiliki wewenang yang lebih besar daripada laki-laki.
  • Keluarga Egaliter: keluarga dimana pasangan mempunyai kedudukan dan wewenang yang sama, tidak ada yang lebih dominan. 
4. Fungsi Keluarga
Untuk perlindungan, bersosialisasi, reproduksi, peraturan perilaku seksual, kasih sayang dan persahabatan serta pemberian status sosial.

5. Perspektif Sosiologis Terhadap Keluarga
  • Conflict View: Keluarga mencerminkan ketimpangan kekayaan dan kekuasaan yang  ditemukan di dalam masyarakat. Di sebagian besar masyarakat, suami adalah individual yang memegang kekuasaan dan wewenang dalam keluarganya.
  • Interactionist View: Berfokus pada tingkat mikro keluarga dan hubungan intim lainnya. Pandangan ini tertarik bagaimana individu berinteraksi satu dengan yang lain.
  • Functionalist View: Keluarga sebagai kontributor untuk stabilitas sosial, penekanan pada peran setiap anggota keluarga.
  • Feminist View: Keluarga sebagai peran perilaku menurut gendernya.
6. Pernikahan & Keluarga
Dalam memilih pasangan hidup, ada 4 aspek yang diperhatikan yaitu:
  • Endogami: menentukan kelompok dimana pasangan harus ditemukan dan melarang pernikahan dengan anggota kelompok lainnya.
  • Eksogami: membutuhkan pemilihan pasangan di luar kelompok-kelompok tertentu, biasanya keluarga sendiri/kerabat.
  • Incest Taboo: norma sosial umum yang berfungsi bagi sebagian besar masyarakat yang melarang adanya hubungan seksual antara hubungan dan kebudayaan tertentu.
  • Homogamy: sadar/tidak sadar, kecenderungan untuk memilih pasangan dengan karakteristik pribadi yang mirip dengan diri sendiri. 
7. Variasi dalam Kehidupan Keluarga & Hubungan Intim

Kelas sosial atas menekankan garis keturunan dan pemeliharaan posisi/status keluarga sedangkan kelas sosial bawah cenderung memilih salah satu orang tua dirumah dan anak-anaknya biasanya diberikan tanggung jawab dewasa. Perbedaan ras dan etnis sangat mempengaruhi kehidupan keluarga.

8. Pola Pengasuhan Anak dalam Kehidupan Berkeluarga
  • Parenthood & Grandparenthood: peran penting orang tua adalah untuk mensosialisasikan anak. Apabila anak-anak dewasa sering berdiam dirumah, akan menjadi boomerang generation atau full-nest syndrome.
  • Adopsi: proses yang memungkinkan adanya transfer hak dan tanggung jawab secara hukum bagi orang tua baru yang sesuai dengan hukum.
  • Dual Income Families: ketika kedua orang tuanya bekerja dan mempunyai penghasilan pribadi.
  • Single Parent Families: ayah/ibu yang mengasuh anaknya sendiri,tanpa pasangannya.
  • Stepfamilies: dengan meningkatnya tingkat perceraian dan pernikahan, semakin meningkat juga adanya hubungan dalam keluarga tiri.
9. Perceraian

Pada akhir 1960-an, angka perceraian semakin meningkat dan sejak akhir 1980-an terjadi penurunan. Sekitar 63% dari semua perceraian di AS menikah kembali.
Faktor-faktor terjadinya perceraian:
  • Penerimaan sosial lebih besar dari perceraian.
  • Hukum perceraian lebih liberal.
  • Anak-anak semakin sedikit.
  • Pendapatan keluarga yang lebih besar.
  • Lebih banyak adanya kesempatan untuk perempuan.
10. Keanekaragaman Gaya Hidup

- Kohabitasi.
- Menetap single.
- Pernikahan tanpa anak-anak.
- Hubungan lesbian dan gay.

11. Kebijakan Sosial & Keluarga
Gay Marriage

Picture 2.2 Pasangan lesbi
Picture 2.3 Pasangan gay dengan anak adopsinya

Ide pernikahan sesama jenis di AS dilihat sebagai serangan terhadap pernikahan yang bersifat tradisional. Vermont memberikan pasangan gay kebebasan menikah secara legal melalui sipil. Pengadilan Massachusetts menyatakan bahwa pasangan gay berhak untuk menikah. Secara fungsionalis, pandangan keagamaan terhadap pernikahan tidak dapat diabaikan. Namun secara interaksional, difokuskan pada dukungan dari keluarga, rekan kerja dan teman-teman. 


12. Pernikahan & Hak Yang Diterima
Edmund Leach berpendapat bahwa ada beberapa jenis hak yang diterima dari pernikahan:
  • Pernikahan dapat menyatakan orang tua yang sah atas seorang anak.
  • Pernikahan dapat memberikan fungsi seksualitas antar kedua pasangan.
  • Pernikahan dapat memberikan salah satu dari hak-hak kedua pasangan untuk menjadi tenaga kerja, membangun keuangan bersama untuk kepentingan keluarga/anak-anak.
  • Pernikahan memberikan hak kedua pasangan terhadap barang milik individual.
  • Pernikahan dapat membangun hubungan sosial yang signifikan antara pasangan dan keluarga mereka. 
Incest & Exogamy
  • Eksogami: mencari pasangan diluar kelompok sendiri. Hal ini dapat membentuk jaringan sosial yang lebih luas. Jaringan sosial ini sifatnya lebih memelihara, membantu dan melindungi kelompok.
  • Incest: mengacu pada hubungan seksual antar kerabat. Secara kebudayaan universal, incest sifatnya taboo. Hubungan seksual dengan sepupu paralel merupakan incest, karena mereka berasal dari generasi dan kelompok keturunan yang sama. Sedangkan hubungan seksual dengan sepupu lintas bukan merupakan incest, karena mereka termasuk kelompok yang berlawanan. Taboo incest bermanfaat untuk meningkatkan keragaman genetik suatu kelompok.
Pola perkawinan manusia berdasarkan pada keyakinan mereka terhadap suatu budaya tertentu bukan pada kekhawatiran yang universal tentang degenerasi biologis beberapa generasi di masa depan. Suatu teori yang berlawanan dengan teori Malinowski & Freud mengatakan bahwa orang cenderung akan mempunyai ketertarikan secara seksual kepada orang-orang yang tumbuh dewasa bersama dengan mereka, didasarkan pada keakrabannya. 
Picture 2.4 Sistem kasta di India adalah contoh ekstrim dari endogami.

Endogamy
Bermanfaat untuk mengkspresikan dan mempertahankan perbedaan sosial, terutama dalam masyarakat yang mempunyai tingkatan. Homogamy adalah menikahi seseorang yang mempunyai kesamaan dengan individual dalam hal latar belakang, status sosial, aspirasi dan kepentingan. 




Royal Incest

Picture 2.5 Ilustrasi royal incest




Keluarga kerajaan dalam kebudayaan secara luas telah terlibat dalam apa yang disebut incest. Umumnya memiliki fungsi laten ekonomi yaitu konsolidasi kekayaan kerajaan.
Fungsi manifest: alasan yang diberikan untuk kustom oleh penduduk aslinya.
Fungsi laten: efek kustom memiliki yang tidak secara eksplisit diakui oleh penduduk asli.







Bridewealth
Mas kawin merupakan hadiah dari kerabat suami untuk istri yang menstabilkan pernikahan dengan bertindak sebagai asuransi terhadap perceraian. 

III. Communities

Komunitas terbentuk awalnya bergantung pada lingkungan fisik untuk pemasukan makanan. Masyarakat hortikultura menyebabkan perubahan dramatis dalam organisasi sosial manusia, dimana mereka tidak perlu lagi bergerak untuk mencari makanan. Masyarakat yang stabil dapat membantu mendirikan surplus pangan.

1. Urbanization
Preindustrial Cities
Dalam perbatasan ini, hanya ada beberapa ribu orang yang tinggal menetap. Ditandai dengan sistem kelas yang relatif tertutup dan mobilitas sosial yang terbatas. Status biasanya didasarkan pada karakteristik dan pendidikan.

Kelompok dalam perbatasan ini kecil karena mereka masih mempunyai ketergantungan pada tenaga hewan, tingkat surprlus sederhana, permasalahan dalam transportasi dan penyimpanan makanan. Mereka mempunyai kesulitan untuk migrasi ke kota. 

Industrial & Post Industrial Cities
  • Kota Industri cenderung lebih padat penduduknya dan kompleks dibanding pendahulunya.
  • Kota Pascaindustri dalam hal keuangan globalnya dan aliran informasi elektronik mendominasi perekonomiannya.
  • Urbanisme adalah pemukiman yang relatif besar dan permanen menyebabkan pola perilaku yang khas.
  • Megalopolis adalah daerah metropolitan yang menyebar begitu jauh sehingga mereka terhubung dengan pusat-pusat perkotaan lainnya.
Pandangan Fungsionalis: Urban Ecology
  • Ekologi Manusia adalah hubungan timbal balik antara manusia dan pengaturan tata ruang dan lingkungan fisik.
  • Ekologi Urban berfokus pada hubungan saat mereka muncul di daerah perkotaan.
  • Teori Zona Konsentris menyatakan bahwa kota adalah tanah yang paling dihargai dan setiap zona berhasil mengelilingi pusat yang mengandung jenis tanah yang berbeda.
  • Teori Beberapa Pusat menyatakan bahwa semua pertumbuhan perkotaan tidak memancar keluar dari distrik pusat.
Pandangan Konflik: Sosiologi Perkotaan Baru
Menganggap interaksi merupakan kekuatan lokal, nasional dan diseluruh dunia dan pengaruhnya terhadap ruang lokal.
Analisis Sistem Dunia: negara-negara industri tertentu memegang posisi dominan di inti dari sistem ekonomi global. 

2. Jenis-Jenis Komunitas
  • Pusat Kota
Gans membedakan ada 5 tipe jenis penduduk yang dapat ditemukan diantaranya adalah kosmopolit, orang-orang yang belum menikah/tidak mempunyai anak, desa etnis, orang-orang yang dirampas dan dijebak. Masalah-masalah yang biasa dihadapi adalah seperti kriminalitas, polusi, masalah pendidikan dan transportasi yang tidak memadai.
  • ABCD: Asset-Based Community Development
Pemimpin, pembuat kebijakan dan pendukung mengidentifikasi kekuatan masyarakat dan kemudian berusaha untuk memobilisasi aset tersebut. Mereka membantu masyarakat mengenali sumber daya manusia yang mungkin mereka abaikan.
  • Pinggiran Kota
3 Faktor sosial yang membedakan pinggiran kota dari kota-kota adalah tidak terlalu padat, ruang pribadinya dan kode bangunan yang lebih menuntut. Sebagian besar masyarakat berpenghasilan rendah dari semua latar belakang.
  • Komunitas Pedesaan
Seperempat dari penduduk yang tinggal di kota-kota dari 2.500  orang atau kurang yang tidak berdekatan dengan kota. Pertanian hanya menyumbang  9% dari tenaga kerja di negara non-perkotaan. 

3. Kebijakan Sosial
Di negara-negara maju dan berkembang jelas dapat ditemukan tunawisma. Pada tahun 1998, di daerah perkotaan, 600 juta orang di seluruh dunia tunawisma atau tidak mempunyai tempat tinggal. Sosiolog atribut tunawisma di negara-negara berkembang untuk ketimpangan pendapatan & pertumbuhan penduduk.

Pembuat kebijakan sebagian besar konten untuk mengarahkan tunawisma semakin banyak dan penuh, sehingga tempat penampungan tidak sehat. Tunawisma tidak mendapatkan tempat penampungan yang mereka butuhkan. Kurangnya kekuatan politik untuk mendapatkan perhatian dari para pembuat kebijakan.

IV. First Cities & States

1. Atribut Negara
Sebuah negara adalah masyarakat dengan pemerintahan pusat formal dan pembagian masyarakat kedalam kelas-kelas (elit, rakyat jelata & budak). Sebuah negara mengontrol wilayah daerah tertentu. Negara awal berekonomi pertanian produktif. Ekonomi pertanian biasanya melibatkan beberapa kontrol air atau irigasi. Negara awal telah memaksakan bangunan publik dan arsitektur, termasuk kuil, istana dan gudang. Negara awal mengembangkan beberapa bentuk sistem pencatatan biasanya dalam naskah tertulis.

2. Jericho

Picture 4.1 Jericho




Terletak di Israel modern dan para Natufians menetap disana (11,000 B.P). Kota ini dihancurkan dan dibangun kembali dengan rumah-rumah kotak dengan lantai plester dan penguburan di bawah lantai (9,000 B.P). Tembikar pertama kali muncul di Jericho sekitar 8,000 B.P.

3. Catal Huyuk


Picture 4.2 Catal Huyuk, Turki

Terletak di bagian tengah dari Turki modern. Merupakan pemukiman terbesar dari Neolitik. Berkembang antara 8,000 dan 7,000 B.P. sampai 10.000 orang yang tinggal di lokasi ini. Mereka tinggal di alun-alun yang memiliki wilayah terpisah untuk kegiatan sekuler dan ritual. Ruangan ritual dihiasi dengan gambar sapi dan penguburan ditempatkan dibawah lantai rumah.

4. Tingkat Elit 
  • Tembikar Halafian (7,500-6,500 B.P):  digunakan sebagai bukti untuk salah satu chiefdom pertama di bagian utara dari Timur Tengah.
  • Tembikar Ubaid (7,000-6,000 B.P): pertama ditemukan dan diidentifikasi di lokasi Tell el-Ubaid yang terletak di bagian selatan Irak modern. Dikaitkan dengan chiefdom canggih dan mungkin negara pertama di Mesopotamia selatan.
5. Masyarakat Egaliter

Biasanya ditemukan di antara pemburu dan suku. Masyarakat ini tidak memiliki perbedaan status kecuali yang didasarkan pada usia, jenis kelamin dan kualitas individu seperti bakat dan prestasinya. Semua orang dilahirkan sama, tetapi selama hidup mereka akan mencapai status yang berbeda.

6. Masyarakat Peringkat
Masyarakat ini memiliki ketidaksetaraan turun-temurun tetapi tidak memiliki stratifikasi sosial. Tidak semua masyarakat adalah peringkat chiefdom, hanya mereka yang ada adalah hilangnya otonomi desa disebut chiefdom.

7. Chiefdom
Merupakan peringkat masyarakat dimana hubungan antara desa maupun individu tidak sama. Negara utama muncul dari kompetisi diantara chiefdom, sebagai salah satu chiefdom berhasil menakklukkan tetangganya dan mengintegrasikanmereka ke dalam sebuah unit politik yang lebih besar. Pertama kali muncul di Timur Tengah sekitar 7,300 B.P dan di Mesoamerika sekitar 3,000 B.P. Salah satu penanda arkeologi chiefdom adalah adanya penguburan kaya anak-anak yang terlalu muda untuk diperoleh prestise mereka sendiri, tapi lahir dalam keluarga yang elit.

8. Munculnya Negara
Uruk Periode (6,700-5,200 B.P.)
Kota pertama muncul dan kepemimpiannya terpusat. Pemukiman menyebar ke utara Suriah modern dan Turki.

9. Penulisan
Pertama kali dikembangkan di Mesopotamia selatan. Digunakan untuk menjaga akun yang mencerminkan kebutuhan perdagangan. Jenis pertama dari tulisan di Mesopotamia disebut runcing.

10. Candi & Penulisan
Candi berhasil menggiring, pertanian, manufaktur dan perdagangan.
Metalurgi adalah pengetahuan tentang sifat-sifat logam. Smelting adalah proses menggunakan suhu tinggi untuk mengekstrak logam murni dari biji. Setelah 5,000 B.P, metalurgi berkembang pesat. Zaman besi dimulai sekitar 3,200 B.P.

11. Zaman Perunggu Mesopotamia
Populasi besar yang padat berfokus di kota-kota berdinding. Otoritas sekuler menggantikan aturan candi. Sebuah struktur kelas yang terdefinisi dengan baik, dengan stratifikasi yang kompleks menjadi bangsawan, rakyat jelata dan budak hadir saat 4,600 B.P.

12. Peradaban Indus
Berkembang antara 4,600-3,900 B.P. Kota-kota besar adalah Harappa dan Mohenjo Daro yang menunjukkan perencanaan kota dengan hati-hati ditata sistem air limbah dan sektor perumahan. Mengembangkan sistem penulisan sendiri.

13. China
Dinasti Shang (3750 BP) merupakan pemilik pertama dari negara Cina. Negara Shang ditandai dengan urbanisme, istana, pengorbanan manusia dan kelas sosial yang berbeda. Negara Shang mengembangkan sistem penulisan sendiri dan mengetahui metalurgi perunggu. 

14. Sistem Hidrolik
Menurut Wittfogel, di daerah kering tertentu, negara telah muncul untuk mengelola sistem irigasi, drainase dan pengendalian banjir. Pertanian hidrolik tidak memadai untuk terbangunnya suatu negara. Air yang terkontrol dapat meningkatkan produksi pertanian, yang meningkatkan pertumbuhan penduduk dan membutuhkan sistem politik yang dapat mengatur hubungan interpersonal dan alat-alat produksi.

15. Rute Perdagangan Jarak Jauh
Beberapa peneliti percaya bahwa negara dapat muncul di lokasi-lokasi strategis dalam jaringan perdagangan regional. Seperti pertanian hidrolik, perdagangan jarak jauh tidak memadai untuk terbangunnya sebuah negara.

16. Penduduk, Perang & Batasan
Teori multivariat untuk pembentukkan negara dalam hal itu menggabungkan tiga faktor bekerja sama bukan penyebab tunggal. Menurut Carneiro, dimana atau kapanpun adanya batasan lingkungan, meningkatnya jumlah penduduk dan perang yang ada, pembentukan negara akan dimulai. Lingkungan fisik dibatasi meliputi pulau-pulau kecil, dataran sungai, oasis & lembah. Batasan sosial terjadi ketika masyarakat memblokir ekspansi, emigrasi atau akses ke sumber daya.

17. Penyebab Keruntuhan Negara
  • Invasi
  • Penyakit
  • Degradasi lingkungan
Menurut Mashkan-Sapir, negara runtuh ketika mereka gagal melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan seperti menjaga ketertiban sosial, melindungi diri terhadap orangluar dan memungkinkan orang untuk makan sendiri.

Reflection:
Refleksi kali ini berfokus pada topic yang disinggung diatas yaitu mengenai "gay marriage".
Saya ingin mengutarakan pendapat saya yang mungkin agak berbeda dengan pendapat orang-orang terutama masyarakat Indonesia. Secara pribadi, saya mendukung gay marriage dan saya tidak mempunyai masalah mengenai pernikahan ini meskipun memang dari agama saya, hal ini dilarang keras. Menurut saya, pernikahan dapat dijalankan apabila ada dua individual yang benar-benar saling menerima, mencintai dan setia satu dengan yang lainnya. Dampak positif dari gay marriage yang sangat saya junjung adalah ketika mereka menyelamatkan anak-anak terlantar dengan mengadopsi dan merawat mereka. Sedangkan, para pasangan normal malah menyia-nyiakan anak mereka. Berdasarkan hal tersebut, saya mendukung disahkannya gay marriage. Apakah kalian mempunyai argumentasi tersendiri mengenai topic ini? 

References:
- Power Point Binus Maya: Human Organizations; Groups, Families, Communities, Cities & States
- Disaring dari Incest Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Incest (06/04/2014).


Blogger Unknown said...

ulasan materinya sudah baik, semakin menarik dengan tambahan gambar yang wajahnya dikenal oleh sebagian besar anak muda. Pertahankan yaaa!! Nilai :90

 
Blogger Unknown said...

artikel menarik, membahasa dengan detail dan lengkap :). nilainya 89

 
Blogger Unknown said...

artikelnya menarik, dan terdapat gambar untuk menggambarkan tema dari masing-masing judul sehingga dapat mudah mengerti bagi sang pembaca.

 
Blogger Marsya Defty Rani said...

Isi dari artikelnya sangat bagus dan menarik. Bagus sekali! :D nilainya 87

 

Post a Comment

Newer›  ‹Older