Human Life Domains 2: Education, Health, Environment
May 27, 2014
I. Education
1. Sociological Perspectives on Education
- Pandangan Fungsionalis
Fungsi manifest meliputi transmisi pengetahuan dan
penganugerahan status.
Fungsi latent meliputi:
- Mengirimkan budaya: mengexpose kaum muda untuk keyakinan
yang ada, norma dan nilai-nilai buday mereka.
- Mempromosikan integrasi sosial dan politik: identitas
umum & integrasi sosial dipupuk oleh pendidikan yang berkontribusi terhadap
stabilitas sosial dan konsensus.
- Mempertahankan kontrol sosial: sekolah mengajarkan siswa
agar tepat waktu, disiplin, ada penjadwalan dan kebiasaan kerja yang
bertanggung jawab serta bagaimana bernegoisasi melalui organisasi birokrasi.
- Menjabat sebagai agen perubahan: sekolah berfungsi
sebagai pertemuan tanah di mana orang dapat berbagi keyakinan yang khas.
- Pandangan Konflik
- The Hidden Curriculum: standar perilaku yang
dianggap tepat oleh masyarakat diajarkan di sekolah.
- Credentialism: peningkatan tingkat terendah
pendidikan yang dibutuhkan untuk memasuki lapangan.
- Bestowal of Status: sekolah cenderung untuk melestarikan kesenjangan kelas
sosial di setiap generasi baru. Sekolah dapat memperkuat perbedaan kelas dengan
menempatkan siswa dalam trek.
- Correspondence Principle: sekolah mempromosikan
nilai-nilai yang diharapkan dari individu dalam setiap kelas sosial dan
mengabadikan pembagian kelas sosial dari satu generasi ke generasi berikutnya.
- Pandangan Interaksionis
Teacher-Expectation Effect: dampak harapan guru dan peran
besar mereka pada prestasi siswa.
2. Schools as Formal Organizations
Bureaucratization of Schools: 5 Characteristics
- Pembagian kerja.
- Hirarki kewenangan.
- Aturan dan peraturan tertulis.
- Sifat umum.
- Kerja berdasarkan kualifikasi teknis.
Tugas-tugas akademik guru menjadi lebih khusus karena
masih harus mengontrol tatanan sosial. 20% guru baru berhenti dalam waktu tiga
tahun. Hanya beberapa siswa yang memilih mengajar sebagai karir karena dianggap
berpenghasilan rendah.
>> Homeschooling: Lebih dari 1,6 juta anak-anak
belajar dirumah
Hal ini merupakan alternatif yang baik untuk anak-anak
dengan ADHD & LD. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang belajar
dirumah meraih nilai yang lebih tinggi dalam standardized tests. Namun ada beberapa
teori menyebutkan kurangnya keterlibatan sosial sebagai masalah dengan home
schooling.
>> No Child Left Behind Program diberlakukan pada
tahun 2001 oleh Congress.
Kebijakan Sosiologis:
- Validitas: sejauh mana skala atau ukuran benar-benar mencerminkan fenomena yang diteliti.
- Reliabilitas: sejauh mana suatu ukuran memberikan hasil yang konsisten.
II. Health
1. Sociological Perspectives on Health & Illness
Menyatakan keadaan fisik, mental dan kesejahteraan sosial
yang terbebas dari penyakit dan kecacatan. Kesehatan adalah hasil konstruksi
sosial.
- Pendekatan Fungsionalis
Sick role: harapan masyarakat tentang sikap dan perilaku
seseorang yang dipandang sedang sakit.
- Pendekatan Konflik:
Ketimpangan dalam Perawatan Kesehatan > Brain Drain:
imigrasi bangsa industri lainnya AS dan pekerja terampil, profesional dan
teknisi. Perbedaan dramatis dalam tingkat moralitas bayi: jumlah kematian bayi
di bawah 1 tahun per 1.000 kelahiran hidup pada setiap tahun.
- Pendekatan Interaksionis:
- Pendekatan Labelling:
2. Social Epidemiology & Health
>> Social Epidemiology: studi tentang distribusi
penyakit, gangguan, dan status kesehatan umum di seluruh populasi.
>> Incidence: jumlah kasus baru mengenai gangguan
yang spesifik yang terjadi di suatu populasi tertentu dan biasanya berlangsung
selama periode waktu yang dinyatakan, biasanya selama setahun.
>> Prevalensi: jumlah kasus gangguan spesifik yang
ada pada waktu tertentu.
>> Morbidity rates: insiden penyakit disajikan
dalam bentuk tingkatan atau laporan kuantitatif dari setiap 100.000 orang.
>> Mortality rate: insiden kematian pada populasi
tertentu.
3. Gender
Wanita mengalami prevalensi yang lebih tinggi dari banyak
penyakit, tetapi cenderung hidup lebih lama.
Faktor-faktornya adalah:
- Tingkatan yang lebih rendah dalam merokok dan konsumsi alkohol.
- Tingkatan yang lebih rendah dalam bentuk pekerjaan yang berbahaya.
- Perempuan lebih giat dalam mencari pengobatan.
4. Health Care in the US
Pada tahun 2000, jumlah uang yang dihabiskan untuk
perawatan kesehatan setara dengan uang yang dihabiskan untuk pendidikan,
pertahanan, penjara, subsidi pertanian, kupon makanan dan bantuan luar negeri
yang dikombinasikan.
5. Physicians, Nurses & Patients
Dokter memiliki posisi yang lebih dominan dibading pasien
dan perawat. Hal tersebut menyebabkan kemungkinan terjadinya:
- Kekasaran antara dokter-pasien.
- Publisitas mengenai malpraktek dan biaya medis yang lebih tinggi karena ketegangan hubungan.
- Interaksi yang dikontrol oleh perawat.
- Pasien berpaling kepada media untuk informasi kesehatan.
6. The Role of Government
Pada tahun 1946, Hill-Burton Action menyediakan subsidi
pertama untuk membangun dan memperbaiki rumah sakit terutama di daerah
pedesaan. Pada tahun 1965, medicare dan
medicaid didirikan. Program sangat
memperluas keterlibatan federal di pembiayaan perawatan kesehatan.
7. Mental Illness in the US
Medical illness: gangguan otak yang mengganggu pemikiran
seseorang, perasaan, dan kemampuan untuk berinteraksi satu dengan yang lain.
Kekurangan dari sistem kesehatan mental US:
- Persiapan yang kurang baik dalam mendeteksi masalah kesehatan mental.
- Layanan kesehatan mental terbatas.
- Stigma menghabat orang untuk mencari bantuan.
Medical model: penyakit mental yang berasal dari faktor
biologis dan dapat diobati dengan intervensi medis.
Labelling theory: penyakit mental bukan merupakan “penyakit”
karena masalah individu timbul dari kehidupannya dalam masyarakat.
9. Sociological Perspectives on the Environment
Lingkungan tempat dimana manusia tinggal memberikan efek
terhadap kesehatan mereka. Meningkatnya populasi dan berkembangnya ekonomi
memiliki konsekuensi lingkungan yang serius.
10. Human Ecology
Merupakan hubungan timbal balik antara manusia dan
pengaturan tata ruang dan lingkungan fisik. Menekankan trade-off yang melekat
dalam setiap keputusan yang mengubah lingkungan. Kebijakan pemerintah dan
lingkungan harus menentukan bagaimana memenuhi kebutuhan manusia yang mendesak
dan menjaga lingkungan di saat yang bersamaan.
- Pandangan Konflik Mengenai Lingkungan
Ecological Modernization: praktek lingkungan yang menguntungkan
dengan kepentingan ekonomis melalui adaptasi konstan dan restrukturisasi.
Environmental Justice: tuntutan hukum bahwa ras minoritas
secara tidak proporsional terkena bahaya lingkungan.
Masalah lingkungan yang sering ditemui diantaranya
seperti polusi udara dan air serta global warming.
11. The Impact of Globalization
Globalisasi bisa baik dan bisa juga buruk bagi
lingkungan.
>> Industrialisasi meningkatan polusi.
>> Perusahaan multinasional memiliki insentif untuk
hati-hati mempertimbangkan biaya sumber daya alam.
>> Pengungsi lingkungan adalah salah satu refleksi
dan interaksi antara globalisasi dan lingkungan.
12. Environmentalism
- Applying Sociology
- Organisasi lingkungan yang paling berkuasa didominasi oleh kulit putih, laki-laki dan orang yang kaya.
- Perspektif konflik: organisasi besar menerima dana dari perusahaan-perusahaan yang kuat termasuk minyak dan perusahaan-perusahaan kimia.
- Gerakan lingkungan menimbulkan perlawanan.
- Krisis ekonomi pada tahun 2008.
- Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.
- Didirikan dana untuk menciptakan lapangan pekerjaan green-collar.
- Orang-orang mulai mengabaikan isu-isu lingkungan.
- Power Point Binus Maya: Human Life Domains 2; Education, Health, Environment
- Disaring dari Education - http://en.wikipedia.org/wiki/Education (27/05/2014)
comments |
0 comments